The Star Entertainment Group: Penyelesaian Multi-Juta Dolar Setelah Perselisihan Pajak Junket

Operator game asal Australia, The Star Entertainment Group, telah menyelesaikan perselisihan pajak yang berkepanjangan dengan Kantor Perpajakan Australia. Perusahaan akan membayar AUD 55 juta (sekitar USD 36 juta).
The Star Entertainment Group telah mencapai kesepakatan penyelesaian dengan otoritas pajak Australia terkait perselisihan pajak. Perselisihan ini menyangkut perlakuan Pajak Barang dan Jasa (GST) serta pajak pemotongan atas pembayaran kepada apa yang disebut sebagai operator junket. Operator junket ini sebelumnya melayani program perjudian VIP untuk grup tersebut. Penyelesaian tersebut menetapkan bahwa The Star Entertainment Group akan mencatat beban sekitar AUD 55 juta untuk tahun keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Sebagai imbalannya, perusahaan akan menerima pengembalian dana sekitar AUD 33 juta dari otoritas pajak, menurut informasi dari perusahaan. Perselisihan pajak ini terkait dengan pembayaran kepada operator junket yang dilakukan antara Oktober 2013 dan Agustus 2017, serta perhitungan pajak pemotongan untuk periode dari Juli 2014 hingga Juni 2020.
Angka dan Fakta
The Star Entertainment Group sebelumnya telah membayar sekitar AUD 88 juta dalam jumlah yang disengketakan. Kesepakatan saat ini menandai langkah signifikan bagi grup tersebut untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban ini. Jumlah AUD 88 juta yang telah dibayarkan sebelumnya kini akan dikompensasikan secara proporsional, dengan sisa AUD 55 juta merupakan beban keuangan yang cukup besar untuk tahun fiskal berjalan.
Latar Belakang
Perselisihan ini timbul dari pengenaan pajak atas pembayaran yang dilakukan kepada operator junket. Operator-operator ini bertindak sebagai perantara, membawa pemain kaya, sering kali dari Asia, ke kasino-kasino di Australia. Untuk layanan ini, mereka menerima komisi dan imbalan lainnya.
The Star Entertainment Group mengakhiri hubungannya dengan para operator junket ini pada Oktober 2020. Hal ini terjadi di tengah perubahan regulasi yang luas dalam industri kasino Australia. Berbagai skandal dan tuduhan pencucian uang yang terkait dengan operasi junket memicu peningkatan tekanan dari regulator dan publik.
Perkembangan ini menyoroti lingkungan regulasi yang ketat dalam industri perjudian global. Ada tuntutan yang meningkat akan transparansi. Perusahaan seperti The Star berada di bawah pengawasan ketat. Tren serupa juga dapat diamati di pasar-pasar lainnya.
“Di MGM Resorts, kami menjadi organisasi yang lebih berpusat pada pelanggan seperti halnya Mirage dulu. Kami tumbuh dengan cepat dan membuat banyak keputusan keuangan, tetapi fokus pada pelanggan, dan merancang program untuk keinginan pelanggan kami, adalah posisi kami saat ini. Steve Wynn adalah panutan yang kami kejar dari perspektif layanan pelanggan. Tanpa basa-basi, titik. Itulah yang kami pelajari, dan itulah yang menjadi fokus kami.” - Bill Hornbuckle, President & CEO, MGM Resorts International
Pernyataan Bill Hornbuckle, meskipun berasal dari konteks yang berbeda, menegaskan kebutuhan saat ini bagi perusahaan perjudian untuk tidak hanya fokus pada aspek keuangan tetapi juga pada kepatuhan dan fokus pada pelanggan.
Mengapa ini penting bagi pemain Jerman
Bagi pemain Jerman, kasus spesifik yang melibatkan The Star Entertainment Group, sebuah konglomerat perjudian Australia, tidak memiliki implikasi langsung. Aturan dan regulasi yang berlaku di Australia tidak secara langsung memengaruhi pasar perjudian online Jerman. Di Jerman, sejak State Treaty on Gambling 2021 (GlüStV 2021), kami memiliki lanskap regulasi ketat kami sendiri.
Pemain Jerman yang ingin bermain secara legal dan aman harus secara eksklusif menggunakan kasino online yang memegang lisensi dari Joint Gambling Authority of the Federal States (GGL). Hanya penyedia layanan ini yang terdaftar dalam daftar putih GGL resmi. Lisensi ini memastikan bahwa kasino mematuhi peraturan perlindungan pemain Jerman. Ini mencakup langkah-langkah penting seperti batas deposit bulanan sebesar 1.000 Euro, yang dipantau oleh sistem LUGAS pusat. Selain itu, terdapat batas taruhan yang ketat sebesar 1 Euro per putaran pada mesin slot dan sistem pengecualian diri (OASIS). Penawaran dari kasino dengan lisensi dari Malta (MGA) atau Curacao adalah ilegal di Jerman.
Apa artinya bagi kasino berlisensi GGL
Bagi kasino yang memegang lisensi GGL di Jerman, kasus yang melibatkan The Star Entertainment Group ini berfungsi sebagai konfirmasi lebih lanjut. Otoritas regulasi Jerman sangat mementingkan transparansi dan pencegahan pencucian uang. GlüStV 2021 secara khusus dibuat untuk menghilangkan area abu-abu seperti itu yang ada di masa lalu dengan operator internasional.
GGL mengawasi dengan ketat kepatuhan terhadap peraturan. Otoritas pajak bekerja sama erat dengan regulator perjudian. Hal ini memastikan kepastian hukum yang jauh lebih tinggi dan kendali atas arus keuangan dalam perjudian legal di Jerman. Ini menunjukkan bahwa perusahaan internasional yang ingin beroperasi di Jerman harus mematuhi standar tertinggi terkait kepatuhan dan hukum perpajakan. Jika tidak, klaim retrospektif yang berat dan kerusakan reputasi dapat menyusul di sini juga. Kepatuhan regulasi Jerman memang ketat tetapi juga jelas, menawarkan lingkungan yang aman secara hukum bagi perusahaan yang mematuhi aturan.
Sumber & bacaan lanjutan
- Otoritas Perjudian Bersama Negara Bagian Jerman (GGL): gluecksspiel-behoerde.de
- Daftar putih operator online yang diizinkan: GGL-Whitelist
- Hotline kecanduan judi BZgA: 0800 1 372 700 (gratis, anonim, 24/7)
- Metodologi redaksi: Pedoman redaksi Lustich.de
Judi dapat menyebabkan kecanduan. Mainlah dengan bertanggung jawab. Bantuan: 0800 1 372 700 (BZgA, gratis & anonim).





